Berdasarkan pengalaman kemarin dan sebelum-sebelumnya (fyi, sebelumnya saya pernah menjaga Mama' dan Bapak yang rawat inap di RS), untuk postingan kali ini, saya mau menuliskan beberapa pelajaran penting yang saya dapatkan dari pengalaman tersebut. Tulisan ini lebih tepat ditujukan kepada pengunjung sih. Jadi, buat teman-teman yang dalam waktu dekat akan mengunjungi kenalan/keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit, dipersilakan membaca tulisan ini supaya tahu sedikit sudut pandang si sakit dan keluarga.
6.07.2018
8 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Menjenguk Orang Sakit
Berdasarkan pengalaman kemarin dan sebelum-sebelumnya (fyi, sebelumnya saya pernah menjaga Mama' dan Bapak yang rawat inap di RS), untuk postingan kali ini, saya mau menuliskan beberapa pelajaran penting yang saya dapatkan dari pengalaman tersebut. Tulisan ini lebih tepat ditujukan kepada pengunjung sih. Jadi, buat teman-teman yang dalam waktu dekat akan mengunjungi kenalan/keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit, dipersilakan membaca tulisan ini supaya tahu sedikit sudut pandang si sakit dan keluarga.
3.29.2017
- In: Health, Workout Diary
- Posted By: Delyanet
Kliyengan
*Sebenarnya kemarin sudah mulai holahop-an, tapi karena tidak dilakukan dengan serius, itu baru pemanasan.
3.28.2017
- In: Health, KEB - Collaborative Blogging
- Posted By: Delyanet
Indigo dan ADHD
Jujur, ini topik yang berat buat saya... *keringatan
![]() |
| photo by Leland Francisco (flickr.com) |
9.29.2016
- In: Health, Reflection
- Posted By: Delyanet
Kulminasi dan Dehidrasi
4.19.2016
- In: Health, Workout Diary
- Posted By: Delyanet
Nyobain Zumba
3.14.2016
IUFD dan Keguguran, Serupa Tapi Tak Sama
2.19.2016
Mari Mengenal Infeksi Saluran Kemih (+Tips)
![]() |
| (sumber gambar: Kathryn Cartwright/ flickr) |
2.17.2016
- In: Health, Lovely Family
- Posted By: Delyanet
Libur Panjang di Rumah Sakit
2.03.2016
Hujan di Bulan Februari (+Random Tips)
![]() |
| (sumber gambar: telegraph.co.uk) |
12.29.2015
Perlengkapan P3K yang Sebaiknya Dibawa Saat Liburan Bersama Keluarga
*sponsored post, refers to disclosure
12.23.2015
- In: Health, Lovely Family
- Posted By: Delyanet
Pelajaran Kesehatan Hari Ini
Mama' terlihat sudah baikan hari ini. Demam sudah turun, perut sudah tidak sakit, nafsu makan sudah kembali. Saya senang. Tapi siang tadi, tiba-tiba Mama' minta dibawa ke klinik, katanya kepalanya terasa ngambang..
Obat Mama' belum habis. Agar tidak berbenturan dengan efek obat yang diresepkan dokter sebelumnya, Mama' saya ingatkan untuk membawa dan menunjukkan obat tersebut ke dokter nanti. Maklum, obat antibiotik. Kan harus dihabiskan.
Sepulangnya dari klinik, Mama' berkata bahwa tekanan darahnya agak tinggi, 150/90, tapi bukan itu yang membuatnya merasa ngambang. Gejala thypus (tipes) juga insyaallah bukan penyebabnya.
Mama' bercerita, dokter klinik ada menanyakan mengenai menu harian yang beliau konsumsi beberapa hari belakangan. Beliau pun menjawab jujur: bubur.
Mengingat pencernaannya mengalami gangguan karena infeksi bakteri Salmonella thypii, kami memang membatasi jenis makanan yang boleh Mama' konsumsi untuk sementara. Hanya boleh yang bertekstur lembut, kata kenalan yang perawat. Makanya Mama' hanya makan bubur. Kadang bubur nasi dengan suiran ikan/ayam, kadang bubur oatmeal yang diberi sedikit gula, beberapa kali roti kebeng yang dicampur air agar teksturnya mirip bubur. Buah juga diblender jadi jus. Pokoknya serba bubur.
Hal ini ternyata memang dianjurkan untuk penderita penyakit tipes. Hanya saja, porsi yang dikonsumsi harus mencukupi kebutuhan energi. Untuk kasus Mama', perasaan mengambang (seperti berada di air) yang Mama' rasakan ternyata adalah gejala kekurangan gizi atau malnutrisi. Apaaah? *perawat pribadi langsung syok
Untuk itu dokter meresepkan beberapa suplemen vitamin untuk Mama'.
Memang sih, Mama' terlihat agak berkurang semangatnya untuk rutin makan, padahal tiap makan porsinya tidak terlalu banyak. Mungkin karena menu yang kurang variatif dan membosankan, beliau jadi malam makan kecuali pas jadwal minum obat tiba. Kan harus makan dulu..
Di satu sisi, saya lega karena ternyata penyakit tipes Mama' sudah sembuh. Dokter sudah membolehkan beliau untuk mengkonsumsi makanan yang lebih bertekstur, pun nafsu makannya sudah kembali. Tapi di sisi lain, saya juga merasa bersalah. Bisa-bisanya Mama' mengalami gejala malnutrisi. Untung cepat ketahuan.. :'
Cerita hari ini menjadi catatan penting dan berharga bagi saya dalam merawat orang sakit:
- makan dengan porsi kecil dan sering harus konsisten. Kalau menolak, bujuk dengan bujukan halus,
- kreasikan makanan agar orang yang dirawat lebih semangat makan,
- banyakkan ilmu supaya tahu apa saja jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang dirawat.
Setelah makan dan minum vitamin, Mama' jauh lebih baik, alhamdulillah. Tadi makan malam sudah makan nasi.
Begitulah pelajaran dari kejadian hari ini. Mudah-mudahan bermanfaat di kemudian hari. Sudah dulu yaa! Salaam!
12.18.2015
Si Merah Penurun Tekanan Darah
12.14.2015
Cara Mudah Mengurangi Kram Perut Saat Haid
10.05.2015
- In: Health
- Posted By: Delyanet
Kontribusi Teknologi Robotik Terhadap Dunia Medis di Jepang
![]() |
| courtesy: NHK World TV |
8.16.2015
- In: Health, Lovely Family
- Posted By: Delyanet
Bertambah Satu
Pagi ini, usai sholat subuh, saya dan Mama' menjalankan misi yoga bersama. Tapi senangnya sayaa, ternyata tak hanya Mama' yang mau ber-yoga ria bersama saya hari ini. Rupanya Bapak juga tertarik. Iyey! ^^
Setelah satu jam berjuang bersama, alhamdulillah, yoga nya berjalan lancar. Yaah, walaupun Bapak kurang telaten berdiri diam barang sebentar, cukup sulit diatur, dan malah kabur waktu sesi relaksasi setengah jalan (hihi), tapi hati saya senaang sekali. Apalagi kakak yang biasanya berlatih yoga sendiri mau ikut yoga bersama juga esok hari. Semoga virus yoga bersama ini bisa terus berlanjut.. ^^
8.15.2015
- In: Health, Lovely Family
- Posted By: Delyanet
Olahraga Bersama Mama'
Pagi ini sejuk. Saya mengajak Mama' berolahraga. Sudah lama tidak berolahraga bersama Mama' tercinta. Mengingat hari mendung, saya menyarankan olahraga yang bisa dilakukan di dalam ruangan saja, yaitu yoga. Saya bukan ahli yoga, hanya sekadar tahu dan pernah coba saja. Itupun belajar dari suhu youtube. Tapi tak ada salahnya, saya pikir. Kami berdua pun segera ganti baju olahraga. Sudah lama saya tidak pakai celana training. Inilah saatnya! :D
Hehe. Sudah lama celana training berwarna pink ini tidak pernah lagi saya sentuh gara-gara tali pinggangnya kependekan. Dulu waktu masih gadis sih, cukup-cukup saja. Setelah jadi emak-emak baru deh terasa. Apalagi saya kan sejak hamil mengalami diastasis recti, makin parahlah ceritanya. Melarr..
Ah, tapi saya tidak kehabisan akal. Kebetulan ada tali kain yang lebih panjang dari baju lain yang sepertinya cocok untuk pinggang ramping ini :p, jadi saya ganti. Caranya mudah, tinggal gunakan bantuan semat atau peniti, masukkan ke lubang tali pinggang dan dorong sampai ke lubang berikutnya, lalu ikat kedua ujungnya. Jadi cukup deh! :D
Untuk instruktur yoga, saya percayakan kepada video dari youtube yang saya download. Video tersebut cukup membantu karena instruksinya cukup jelas walaupun berbahasa Inggris. Dulu waktu di Bogor, saya sempat merutinkan diri ber-yoga ria. Badan jadi enteng. Tapi semua berubah sejak negara api menyerang. ~eeh..
Ya sudah. Walaupun cuma tahu sedikit tapi setidaknya sedikit tahu lebih dulu. Maka saya pun jadi asisten instruktur sekaligus alih bahasa yang memberikan pengarahan gerakan instruktur virtual kami kepada Mama', dalam bahasa keseharian. Sejam pun berlalu. Tak terasa yoga selesai. Alhamdulillah.. Mudah-mudahan bisa konsisten 4 kali sepekan, seperti anjuran instruktur virtual yang ada di video.
Oh ya, pas sesi relaksasi, Mama' sempat tertidur beberapa kali, kurang lebih seperti saya dulu, hhihi.. Pas ditanya, bagaimana rasanya, Mama' bilang tertarik untuk melanjutkan. Yey! Jadi ada teman olahraga di rumah deh. Apalagi orangtua seusia Mama' memang sudah seharusnya rutin berolahraga. Kalau teman-teman, apa olahraga yang senang dilakukan bersama orang tua? Yuk kita olahraga bersama orangtua kita, berikhtiar agar keduanya sehat selalu. Insyaallah..
6.09.2015
- In: Health
- Posted By: Delyanet
Serangga Masuk Telinga
![]() |
| Telinga gatal nih (credit: Bert Knottenbeld/flickr) |
4.20.2015
Cara Aneh Mengurangi Sakit Gigi
4.13.2015
Cara Saya Mengatasi Cegukan
Cegukan. Sepertinya kita semua pernah mengalaminya, walaupun tidak sering. Saya pribadi agak sering cegukan. Awalnya sih terasa biasa saja, tapi kalau kelamaan, rasanya agak sakit dan bunyinya mengganggu. Huhuhu..














