10.17.2026

Ujian dan Konsekuensi

 Menyambung postingan sebelumnya..

Menggunakan logika "saya sudah kuliah 4 tahun, maka saya layak lulus sidang skripsi ini" adalah sama konyolnya dengan logika "saya sudah hidup puluhan tahun, maka saya layak masuk surga".

Heii, masuk surga tuh pakai syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Bukan cuma karena masalah durasi hidup. 

Kalau sepanjang hidup yang panjang itu, tidak membekali diri saat pulang kampung ke akhirat, ya percuma, mana bisa sampai ke surga. Bisa-bisa nyangkut di timbangan amal. Belum lagi kalau ada salah yang harus ditebus. Naudzubillah. 

Sama, skripsi juga. Ujian-ujian lain juga. Mau lulus, persiapan dulu. Ini namanya konsekuensi. Bedanya, kalau ujian di dunia, bisa ngulang ujian kalau gagal. Kalau udah meninggal, ndak bisa ngulang..